Date: 18 Nov 2017
Welcome, Guest
Complete, all you can do here.
Sign Up »
Sonicly


[ New Messages · Forum Rules · Search · RSS ]
Page 1 of 11
Sonicly Forum » Hobby & Entertainment » Supranatural » Kasus Yang Disebut-sebut Berhubungan dengan Reinkarnasi
Kasus Yang Disebut-sebut Berhubungan dengan Reinkarnasi
FunDate: Thursday, 02 Dec 2010, 07.58 | Message # 1
Watcher
Group: User
User ID: 8
Joined: 23 Jul 2010
Messages: 720
Awards: 13 [+] Loading Awards...
Kisah Reinkarnasi Pelukis Paul Gauguin
Oleh : dr.Walter Semkiw
From the book : Born Again

Kasus ini adalah reinkarnasi dari salah satu pelukis terkenal yang berasal dari Perancis Paul Gauguin yang berinkarnasi di Belanda pada diri Peter Teekamp.

Cerita Peter Teekamp ini dimulai dari masa kecilnya, ketika kata kata “Go-gone, Go-gone” terus terngiang di benaknya. Perlu waktu beberapa puluh tahun sebelum Peter bisa menghubungkan kata kata ini dengan seniman Paul Gauguin, dan bahkan lebih lama lagi baginya untuk bisa menerima bahwa ia adalah reinkarnasi dari Gauguin. Raut wajah dan kepribadianya juga konsisten. Hal hal yang benar benar menakjubkan adalah analisis sketsa sketsa menunjukkan bahwa Peter Teekamp dalam usia yang lebih muda,tanpa sadar telah mereka ulang perkembangan artistik Gauguin.

Peter Teekamp lahir di Belanda tahun 1950, 47 tahun setelah kematian Gauguin. Ketika berusia 10 tahun, dua suku kata terus muncul dalam benaknya “Go-gone, Go-gone” , Peter kecil tidak menghubungkan pengertian apapun dari kata kata ini sampai ia berumur 15 tahun, ia mulai bertanya apa arti kata ini. Ia bahkan menanyakan pada guru sekolahnya arti kata tersebut, tetapi gurunya tidak mengerti arti kata go-gone tersebut. Peter tidak menyadari bahwa kata Go-gone itu adalah pelafalan fonetik dari Gauguin.

Ketika beranjak remaja, Peter mulai melukis. Yang mengesankan adalah lukisan awal awal Peter menyerupai sketsa sketsa yang dikerjakan oleh Gauguin hampir seratus tahun sebelumnya, meskipun Peter tidak memiliki pengetahuan mengenai sketsa sketsa Gauguin ketika ia melukis. Pada kenyataannya Peter Teekamp tidak mengenal banyak sketsa-sketsa Gauguin seperti diatas, sampai pada tahun 2003, ketika Peter berusia 53 tahun. Dengan Lukisan lukisan pensil ini, Peter sebenarnya telah menggali kembali memori-memori karya seninya dari sebuah masa kehidupan lampau , masa kehidupan Paul Gauguin. Apa yang menarik adalah Peter tanpa sadar mereka ulang karya Gauguin pada usia yang jauh lebih muda ketimbang ketika Gauguin menghasilkan sketsa sketsa ini. Fenomena ini menunjukkan bagaimana dalam setiap masa kehidupan, kita membangun kembali pencapaian-pencapaian dari inkarnasi sebelumnya.

Pada tahun 1972, di usia 22 tahun Peter pindah ke Amerika Serikat kemudian menikah disana dan memiliki 2 anak. Disana ia mengelola toko retail dan mengejar karir sebagai seorang pelukis. Ia ikut dalam pameran pameran seni dan menjual karya karynya. Beberapa kali pula orang orang mendatanginya dengan spontan dan memberitahunya mengenai kehidupan lampaunya. Ada yang mengatakan namanya dulunya adalah Paul, pernah tinggal di Perancis. Peter tidak tahu harus berbuat apa terhadap komentar komentar ini, meski ia bersikap terbuka terhadap reinkarnasi. Akan tetapi sampai awal tahun 70-an dia masih belum memiliki gambaran siapa dia dahulunya dalam kehidupan lampaunya, dan komentar orang mengenai kehidupan lampaunya di Perancis hanya membuatnya merasa lucu dan tidak berarti apa apa.

Segalanya berubah pada tahun 1979, ketika ia berusia 29 tahun. Istrinya, Angela ,mulai mengalami perubahan kepribadian yang drastis, ia menjadi sangat religius. Meskipun Peter pada awalnya menghormati kebutuhan istrinya untuk menjadi lebih spiritual, ia menjadi khawatir gaya hidup istrinya yang penuh pengabdian menjadi berlebihan. Pada suatu hari Angela berkata kepada Peter dengan keyakinan mendalam, “Kamu adalalah reinkarnasi Paul Gauguin”, sebuah pernyataan yang semenjak itu terus diulanginya pada Peter. Desakan istrinya tersebut membuat Peter merenungkan kata “Go-gone, Go-gone” yang menggema di dalam pikirannya semasa kecil. Ia kemudian melihat potret diri Gauguin memiliki karakteristik wajah yang serupa dengannya. Belakangan ia menemukan bahwa Gauguin suka menaruh wajah wajah di latar belakang lukisannya, kadang mencolok, kadang tersembunyi, sebuah praktik yang juga dikembangkan Peter secara spontan. Akan tetapi, masih saja terlalu aneh baginya untuk menerima bahwa ia mungkin adalah Gauguin.

Sampai pada akhirnya ketika ia berumur 30 tahun, Peter mencoba untuk melakukan Past Life Regression . Ia berhasil mengakses memori-memori di sebuah masa kehidupan yang mana dahulunya ia memang seorang pelukis. Pengalaman regresi tersebut begitu kuat dan membuatnya semakin sungguh sungguh mempelajari Gauguin. Apa yang ditemukannya tidaklah ia sukai. Pertama-tama, Peter tidak menyukai gaya melukis Gauguin, yang ia anggap “terlalu kartun, primitif dan tidak rampung.” Di masa kehidupan ini Peter telah mengembangkan sebuah gaya yang lebih realistis. Dalam lukisan lukisannya Peter menunjukkan gaya yang lebih berkembang dari lukisan Gauguin.

Dalam kehidupannya saat ini Peter Teekamp memiliki banyak sinkronisitas dengan kehidupan lampaunya sebagai Paul Gauguin. Banyak peristiwa peristiwa dalam kehidupannya yang menyerupai peristiwa yang dialami Gauguin. Seperti kisah Gauguin yang mencoba bunuh diri akibat depresi, juga dialami Peter ketika ia mengalami beberapa musibah di usia 39 tahun. Keduanya sama sama mencoba untuk bunuh diri meskipun gagal. Juga banyak pola pola yang berulang mengenai hubungan dan konflik yang sama. Gauguin dan Teekamp keduanya sama sama menjalani kehidupan yang stabil pada awalnya, dimana mereka bekerja dalam bisnis konvensional dan menikmati keberhasilan finansial, tetapi mereka berdua meninggalkan keamanan untuk mengejar impian sebagai seniman.

Peter Teekamp berpisah dengan Angela kemudian ia berhubungan dekat dengan Michelle Moshay, seorang penjual kolom iklan yang bekerja di surat kabar lokal di California. Michele ini kemudian diketahui sebagai reinkarnasi dari Mette Gauguin, istri Gauguin di kehidupan lampau. Dalam buku mengenai Gauguin yang pernah dibeli Michelle, Peter melihat gambar di halaman yangmenunjukkan foto Mete Gauguin dan secara spontan ia berseru kepada Michelle, “Lihat, ini kamu” Peter melihat kemiripan istri Gauguin dengan Michelle. Mereka berdua kemudian mencoba menelusuri kehidupan Gauguin dan melihat banyak sekali kemiripan dalam kehidupan mereka yang sekarang.

Peter Teekamp kemudian mencoba mereka ulang lukisan-lukisan Gauguin. Terlihat bahwa kemiripan goresan tangan Peter Teekap dengan Gauguin.

Kisah Cameron Macaulay

Surat kabar harian Inggris The Sun, tertanggal 8 September 2006, mengungkapkan kisah seorang anak berusia 6 tahun, Cameron Macaulay, yang mengingat kehidupan masa lalunya. Cameron adalah anak laki-laki yang senang menggambar, dia senang menggambar rumahnya – sebuah rumah putih di tepi pantai. Akan tetapi, gambar itu membuat ibu Cameron, Norma (42), gemetar karena rumah itu bukanlah rumahnya, melainkan suatu tempat yang terletak di Pulau Barra – suatu tempat yang terletak 160 mil dari tempat mereka tinggal sekarang – tempat yang belum pernah dikunjunginya.

“Sejak Cameron bisa bicara, dia selalu bercerita tentang bagaimana masa kecilnya di Pulau Barra. Dia bercerita tentang ‘keluarga’-nya, tentang bagaimana ayahnya meninggal, serta tentang saudara laki-laki dan perempuannya. Ini merupakan sebuah pengalaman yang mengherankan,” kata Norma.
Pada awalnya, cerita Cameron ini hanya dianggap sebagai bagian dari imajinasi kanak-kanaknya. Akan tetapi, hal ini terus berlangsung bertahun-tahun. Cameron tak henti-hentinya bercerita tentang Barra, tentang bagaimana ia merindukan ibu dan saudara-saudaranya di sana, tentang bagaimana ia rindu bermain di pantai dekat rumahnya.

“Dia seringkali mengeluh tentang rumah kami yang hanya memiliki satu toilet, sementara di Barra mereka memiliki tiga toilet. Dia sering menangisi ‘ibu’-nya. Dia berkata ‘ibu’-nya akan mengkhawatirkannya dan dia ingin agar ‘keluarga’-nya di Barra tahu bahwa dia baik-baik saja. Ini sangat menyedihkan. Dia tidak bisa dihibur,” jelas Norma. “Dia tidak akan berhenti berbicara tentang Barra, ke mana mereka pergi, apa yang mereka lakukan, dan bagaimana dia biasa melihat pesawat mendarat di pantai dari jendela kamarnya. Dia bahkan berkata bahwa ayahnya bernama Shane Robertson, yang meninggal karena tidak melihat ke dua arah. Saya menduga maksud Cameron adalah tertabrak mobil, tapi dia tidak pernah mengatakannya.”

Pada waktu itu, sebuah perusahaan film sedang mencari orang-orang yang percaya bahwa mereka pernah hidup sebelumnya. Dengan saran seorang teman, Norma menghubungi pihak perusahaan film walaupun harus menghadapi tentangan dari pihak keluarga. Akhirnya, dengan ditemani staf dari perusahaan film dan Dr. Jim Tucker, psikolog anak dari Virginia, perjalanan Cameron mengunjungi lingkungan masa lalunya dimulai.

“Ketika saya memberi tahu Cameron bahwa kami akan pergi ke Barra dia melompat-lompat kegirangan,” ungkap Norma.
“Ketika kami pergi ke pulau dan mendarat di pantai seperti yang pernah digambarkan oleh Cameron, dia berbalik kepadaku dan Martin (kakak Cameron), lalu berkata ‘Now, do you believe me?’.”
“Cameron turun dari pesawat, mengangkat tangannya ke udara dan bersorak ‘I am back!’.”
The Macaulays kemudian memulai pencarian mereka di Pulau Barra – petunjuk untuk mengungkap teka-teki kehidupan masa lalu Cameron.

“Kami menghubungi Heritage Centre dan bertanya apakah mereka pernah mendengar tentang keluarga Robertson yang tinggal di rumah putih tepi pantai. Jawabannya adalah tidak. Cameron sangat kecewa. Kami mengendarai mobil berkeliling pulau, tapi kami tidak menemukan rumah yang dimaksud Cameron. Lalu kami menyadari bahwa jika Cameron melihat pesawat mendarat di pantai melalui jendela kamarnya, kami sedang menuju ke arah yang salah.”

Kemudian The Macaulays menerima panggilan dari hotel tempat mereka menginap, yang memberi tahu bahwa sebuah keluarga yang bernama Robertson pernah memiliki rumah putih di tepi pantai.
“Kami tidak memberi tahu Cameron apapun. Kami hanya berkendara menuju tempat di mana rumah itu katanya berada dan menunggu apa yang akan terjadi nanti.” “Dia segera mengenali rumah itu dan sangat bahagia karenanya.”

“Tapi saat kami berjalan ke pintu, raut wajah Cameron berubah suram dan dia menjadi sangat pendiam. Saya menduga Cameron berpikir bahwa yang terjadi akan tepat seperti apa yang dia ingat, bahwa ‘ibu’-nya akan menunggunya di dalam. Dia terlihat sedih. Tidak ada siapapun di sana. Pemilik sebelumnya telah meninggal, tapi penjaga rumah (keyholder) mengizinkan kami masuk.”

“Cameron mengetahui setiap sudut dan celah rumah tersebut, termasuk tiga toilet yang ada di dalamnya dan pemandangan pantai yang bisa dilihat dari jendela kamarnya. Di kebun, dia membawa kami ke ‘jalan rahasia’ yang telah diceritakannya selama bertahun-tahun.”

Sejak keluarga Macaulay kembali ke rumah mereka di Clydebank, Glasgow, Cameron menjadi jauh lebih tenang. Dia tidak lagi berbicara tentang Barra dengan suatu kerinduan yang mendalam.
“Kami tidak mendapatkan semua jawaban yang kami cari dan nampaknya kenangan kehidupan masa lalu akan memudar seiring bertambahnya usia. Cameron tidak pernah berbicara tentang kematian padaku. Tapi dia memberi tahu temannya agar tidak perlu khawatir tentang kematian: ‘because you just come back again’.”

“Ketika saya bertanya bagaimana dia bisa berakhir bersama saya, dia berkata bahwa dia jatuh dan masuk ke perut saya. Dan ketika saya bertanya siapa namanya sebelumnya, dia berkata: ‘It’s Cameron. It’s still me.’,” kata Norma. “I don’t think we’ll ever get all the answers.”

Kisah Cameron Macaulay ini dibuat menjadi sebuah film dokumenter berjudul “The Boy Who Lived Before” yang ditayangkan di TV 5 pada tanggal 18 September 2006.


 
Sonicly Forum » Hobby & Entertainment » Supranatural » Kasus Yang Disebut-sebut Berhubungan dengan Reinkarnasi
Page 1 of 11
Search:

Forum Statistics
New Posts Popular Topics Top Users New Members
Chrysler to build ZF'...
SEAL OFFLINE(SEAL OFFLIN...
Tips Menghias Kamar Agar...
Strategi Jitu Agar Lekas...
Tips Rahasia ML ...
Masyarakat Bisa Tuntut P...
Tanaman Berkhasiat Obat ...
Bahaya Onani Bagi Remaja...
Dicari, Sonicly Designer
PINGIN POSTING GAK JELAS...
CARA MENINGGIKAN BADAN D...
Dicari, Sonicly Designer
Lowongan Sukarela Untuk ...
PINGIN POSTING GAK JELAS...
Sebelum posting Thread, ...
Lama bekerja di depan Ko...
Bahaya Onani Bagi Remaja...
BEBAS!
PC Unik Gabungan Laptop,...
One Piece
777 [1035]
Fun [720]
jason [82]
mukakisut [79]
about:blank [61]
Vi [60]
deniel [35]
((X2X))Noobs_Hunter [31]
never00miss [24]
xenja [17]
twilightZone008
strike21
dencis
Fajri
ebe
envi
igor
kndykndy
oezil
Icescubes

Sign In

E-mail:
Password:

Sonicly Totalistic

Member: 5095
Forum: 2322
News: 27
Blog: 16
Downloads: 18
Comments: 5